
Perkembangan kawasan perkotaan dan daerah penyangga yang sangat cepat meningkatkan kebutuhan air bersih secara signifikan. Di sisi lain, alih fungsi lahan untuk pengembangan hunian sering terjadi pada area bekas sawah atau perairan yang telah mengalami pengurukan. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan tersendiri terhadap kualitas dan kuantitas air baku yang digunakan.
Tidak semua air bersih dapat diminum langsung, namun air bersih harus aman digunakan untuk keperluan harian seperti sanitasi dan higiene. Cara paling sederhana untuk mendapatkan air bersih yaitu dengan melakukan filtrasi
Nanotec Water Filter
Nanotec Water Filter adalah perangkat penyaringan air yang menggunakan tabung berbahan FRP (Fiber Reinforced Polymer) sebagai struktur luar dan Polyethylene di bagian dalam. Tabung diisi media berupa Granular Activated Carbon dan Manganese Green Sand. Granular Activated Carbon berfungsi untuk menyerap zat organik, bau, warna, dan senyawa kimia yang terlarut dalam air. Sedangkan Manganese Greensand berfungsi menghilangkan kandungan Besi (Fe), Mangan (Mn) dan Hidrogen sulfida (H₂S) sehingga air menjadi jernih, tidak berbau dan air tidak meninggalkan noda.
Komponen utama dalam sistem fitrasi Nanotec diantaranya media, head filter dan strainer. Head filter adalah katup kontrol yang dipasang pada bagian atas tabung FRP untuk mengatur arah aliran air selama proses penyaringan dan perawatan (backwash). Komponen lainnya yaitu strainer, berfungsi menahan media agar tidak keluar dari tabung, mendistribusikan air didalam tabung secara merata dan melindungi head filter dan jalur pipa dari media terlarut. Dalam pengaplikasiannya, Nanotec Water Filter dapat dipasang tunggal atau dikombinasikan dalam rangkaian tahapan lain.
Perawatan Nanotec Water Filter

Backwash is a must
Dalam penyaringan air, backwash merupakan perawatan essensial yang memengaruhi tingkat keberhasilan proses filtrasi. Backwash adalah proses pencucian media filter didalam tabung dengan membalik arah aliran air sehingga kotoran yang tertahan dan menempel dapat terdorong keluar melalui drain. Proses ini membuat aliran air dibalik dari bawah ke atas sehingga mengangkat dan meregangkan media filter. Kemudian kotoran yang menempel akan terpisah dan dilepaskan.
Setelah proses backwash selesai langkah selanjutnya yaitu pembilasan/ rinse yang bertujuan untuk mengeluarkan sisa kotoran yang masih berada didalam air serta mengembalikan susunan media filter ke kondisi proper sebelum filter kembali beroperasi.
Frekuensi backwash umumnya 3 s.d 7 hari sekali oleh pengguna water filter. Namun kondisi ini dipengaruhi oleh kualitas air baku, jenis media dan debit pemakaian. Backwash sangat mudah untuk dilakukan, caranya dengan menggeser knob manual head 3way ataupun pengaturan otomatis untuk automatic head valve.
Produk Kami
Nanotec Water Softener
Air sadah atau hard water merupakan air dengan kandungan mineral relatif tinggi. Kesadahan air disebabkan adanya ion-ion logam bermuatan positif (kation) dalam air, seperti Kalsium (Ca2+) dan Magnesium (Mg2+) yang berasal dari batuan dan mineral yang terkikis saat air mengalir melalui tanah dan batuan. Air dengan kesadahan yang tinggi dapat membentuk kerak pada permukaan yang dilaluinya, serta membuat busa sabun sulit terbentuk.
Metode Water Softening dari Nanotec dapat digunakan untuk mengatasi kesadahan air menggunakan prinsip pertukaran ion, dimana ion kalsium dan magnesium dalam air digantikan oleh ion natrium. Proses ini terjadi di tabung resin. Sementara itu, tabung brine berfungsi menyediakan larutan garam yang digunakan untuk meregenerasi resin.
Hubungi kami untuk info lebih lanjut.
